Perawatan baterai kamera DSLR ini tipsnya

Perawatan baterai kamera Dslr

Perawatan baterai kamera Dslr

Baterai kamera sebagai salah satu komponen utama penunjang kinerja sebuah DSLR memerlukan perawatan khusus agar dapat berfungsi maksimal, usia pakai yang lama serta aman bagi bodi kamera. Hal apa saja yang harus diperhatikan dalam hal perawatan baterai kamera? simak pembahasannya pada bahasan berikut.

Dalam hal perawatan baterai kamera dslr berikut point-point utama sekaligus tips yang bisa dijadikan pedoman:

  • Baterai Original dan Tiruan/KW.

Dari kedua pilihan ini baterai original tentu saja memberikan kualitas yang lebih baik. Selain ukuran fisik yang lebih presisi, material juga lebih baik. Yang paling mencolok adalah jumlah cycle Ccunt atau seberapa banyak baterai tersebut bisa di isi ulang jauh lebih tinggi dan real dibanding baterai tiruan/kw. Jadi ngomongin awet tidaknya baterai anda salah satunya tergantung dari faktor ini, harga ngga bohong. (Baca: Membedakan baterai Canon Original dan Palsu/tiruan)

  • Charger Original dan Tiruan/KW
Baca Juga  Cara memperbaiki karet bodi kamera yang melar

Kualitas charger juga menentukan awet tidaknya baterai kamera anda, charger original mempunyai kemampuan yang lebih baik dan relatif stabil dalam memberikan supply kepada baterai yang di charger sehingga tidak merusak rangkaian elektronik serta sel-sel pada baterai. Tatkala baterai penuh charger original lebih presisi memutus arus listrik ke baterai yang dicharger agar tidak terjadi overcharger yang memperpendek usia pakai atau mengurangi recycle count baterai.

  • Cycle Count Baterai

Perhatikan juga bahwa Cycle Count (seberapa kali/banyak baterai bisa diisi ulang) untuk tipe lithium ion baterai sekitar 300-500 cycle, setelah lewat masa tersebut kinerja baterai sudah tidak semaksimal dibanding sebelumnya.

Selanjutnya tentang pola perawatan baterai kamera dslr lainnya yang perlu diketahui:

  • Pola Charge – Pengecasan

-. Menurut beberapa sumber pola pengecasan yang baik adalah minimal 15% sisa daya yang ada di baterai, serta maksimal di 90-100%.

Baca Juga  Tips cara merawat agar lensa kamera tidak jamuran

-. Jangan terlalu sering mengecas baterai pada kondisi daya masih diatas 90%, akan memperpendek usia pakai.

-. Jangan biarkan bateri terlalu lama tidak digunakan, seiring waktu terjadi penyusutan daya yang ada didalam baterai apalagi berada dibawah suhu ideal. Semakin dingin maka penyusuatan semakin cepat, sebaliknya semakin panas mempercepat kerusakan sel baterai.

-. Baterai yang terlalu lama tidak digunakan akan merusak sel baterai itu sendiri yang mengakibatkan baterai tidak bisa dicharger kembali. Pada beberapa kasusĀ  baterai berumur muda/baru sekalipun jika lama tidak digunakan akan rusak.

  • Penyimpanan

-.Lepaskan baterai dari bodi kamera jika lama tidak digunakan agar tidak terjadi penyusutan daya yang cepat.

-. Masukan baterai kedalam casing/box baterai/tempat penyimpanan khusus agar pin konektor baterai terhindar dari benda-benda yang dapat mengakibatkan korsleting (logam/dll). Pin baterai yang korslet akan merusak baterai dan mengurangi usia pakai baterai secara signifikan.

Leave a Reply